Pengelola juga mengimbau calon pendaki untuk tidak memaksakan diri masuk melalui jalur yang masih ditutup. Selain membahayakan keselamatan, pendakian secara ilegal dapat mengganggu proses penanganan kebakaran serta pemulihan kawasan hutan.
Bagi pendaki yang telah memiliki jadwal perjalanan, pengelola Tahura Raden Soerjo menyediakan mekanisme penjadwalan ulang atau reschedule setelah jalur resmi kembali dibuka.
Pendaki yang terdampak penutupan dapat menghubungi admin melalui WhatsApp di nomor 085156579564. Mereka diminta melampirkan nomor invoice dan menyampaikan tanggal baru yang diinginkan.
Namun, tanggal pengganti belum dapat dipastikan secara langsung karena tetap menyesuaikan dengan ketersediaan kuota pendakian.