Wisata Malam Makam Bung Karno Catat 2.529 Kunjungan

wisata | 02 September 2026 18:41

Wisata Malam Makam Bung Karno Catat 2.529 Kunjungan
Suasana wisatawan mengunjungi kawasan Makam Bung Karno (MBK) di Kota Blitar saat layanan wisata dibuka selama 24 jam. (dok kominfojatim).

BLITAR, PustakaJC.co – Wisata malam di kawasan Makam Bung Karno (MBK), Kota Blitar, mencatat 2.529 kunjungan selama layanan wisata 24 jam diberlakukan pada 15–31 Agustus 2026.

 

Kepala Bidang Pengelola Kawasan Wisata, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Blitar, Mochamad Adi Ardilla mengatakan, selama periode tersebut total kunjungan ke MBK mencapai 21.031 orang. Dilansir dari kominfojatim.go.id, Rabu, (2/8/2026).

 

Dari jumlah tersebut, sebanyak 18.502 kunjungan tercatat pada pukul 07.30–19.30 WIB. Sementara kunjungan pada malam hingga dini hari, yakni pukul 19.30–07.30 WIB, mencapai 2.529 orang.

 

“Jumlah kunjungan MBK total 21.031 orang. Siang 07.30 sampai 19.30 WIB sebanyak 18.502, sedangkan malam hari 19.30 sampai 07.30 WIB sebanyak 2.529 orang,” kata Ardilla, Selasa, (1/9/2026).

 

 

Menurut Ardilla, jumlah tersebut menunjukkan adanya peningkatan kunjungan dibandingkan kondisi pada hari biasa yang rata-rata hanya berkisar 300 hingga 500 pengunjung.

 

Selain Makam Bung Karno, kunjungan wisatawan ke Istana Gebang pada periode yang sama tercatat sebanyak 738 orang.

 

Ia mengatakan, jumlah kunjungan wisata di Kota Blitar secara perlahan terus mengalami peningkatan. Pergerakan wisatawan juga berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

 

Sejumlah wisatawan tercatat berasal dari Cianjur, Tangerang, Malang, Pasuruan, Pemalang, Brebes, Semarang, Lampung hingga Bali.

 

 

Ardilla berharap peningkatan kunjungan wisata tersebut memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat Kota Blitar.

 

Menurutnya, meningkatnya aktivitas wisata diharapkan dapat mendorong pelaku usaha ekonomi kreatif untuk kembali bangkit dan mengembangkan usahanya.

 

“Kami berharap peningkatan kunjungan ini memberikan dampak positif bagi pelaku ekonomi kreatif di Kota Blitar, sehingga aktivitas ekonomi masyarakat terus bergerak,” ujarnya.

 

Layanan wisata MBK selama 24 jam menjadi salah satu upaya untuk memberikan alternatif waktu kunjungan bagi wisatawan, termasuk mereka yang datang pada malam hingga dini hari. (ivan)