SURABAYA, PustakaJC.co - Bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menerjang 25 kabupaten/kota di Jawa Timur sepanjang musim kemarau 2026. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur mencatat, total luas lahan yang hangus terbakar mencapai 9.269,55 hektare dari 136 insiden kebakaran hingga awal Oktober.
Kabupaten Lumajang menjadi wilayah terdampak paling parah dengan luas kebakaran menembus 2.190 hektare. Wilayah lain yang mencatatkan area terbakar terluas antara lain Kabupaten Probolinggo (1.800 hektare), Blitar (1.600 hektare), dan Banyuwangi (1.400 hektare). Dilansir dari jawapos.com, Sabtu, (3/10/2026).
Kepala Pelaksana BPBD Jatim, Gatot Soebroto, menyatakan bahwa kondisi vegetasi yang mengering memicu berulangnya insiden karhutla di berbagai daerah, termasuk Jember, Malang, Ponorogo, Magetan, Pasuruan, Bondowoso, Situbondo, Trenggalek, hingga Mojokerto.
"Kami mencatat ada 136 kejadian karhutla yang tersebar di 25 daerah di Jawa Timur, namun sebagian besar berhasil ditangani berkat kesigapan tim gabungan," ujar Gatot, Jumat, (2/10/2026).