SURABAYA, PustakaJC.co - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda mendeteksi sebanyak 106 hotspot atau titik panas yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di berbagai wilayah Jawa Timur pada Rabu (14/10).
Berdasarkan analisis indikator Fine Fuel Moisture Code (FFMC), mayoritas material vegetasi di wilayah Jawa Timur saat ini berada dalam kondisi sangat kering dan masuk kategori tingkat kewaspadaan tinggi hingga sangat tinggi.
Prakirawan BMKG Juanda, Bhilda Maulida, mengungkapkan bahwa kemunculan ratusan titik panas ini mengindikasikan tingginya kerentanan wilayah terhadap potensi timbulnya titik api. Dilansir dari jawapos.com, Rabu, (14/9/2026).
"Terpantau 106 titik panas tersebar di wilayah Jatim. Rinciannya, 14 dalam kategori tinggi, 83 kategori sedang, dan 9 lainnya kategori rendah," ujar Bhilda, Rabu (14/10).