Sistem ini dikenal sebagai waste to resource, yakni pengolahan ulang bahan sisa agar dapat digunakan kembali. Ini menjadi bukti bahwa manajemen haji di Arab Saudi bukan hanya efisien, tetapi juga ramah lingkungan.
Dari sebuah ibadah sederhana seperti melempar kerikil, kita belajar bahwa kebersihan, efisiensi, dan keberlanjutan bisa berjalan beriringan. Sebuah teladan spiritual sekaligus ekologis yang layak diapresiasi oleh dunia. (ivan)