“Apa artinya kita memperingati Muharam kalau terjadi penurunan degradasi kualitas individu,” tegas Menag.
Ia menjelaskan, pemilihan peristiwa hijrah sebagai dasar penanggalan Islam pada masa Khalifah Umar bin Khattab adalah simbol pentingnya perubahan menuju kemajuan. Usulan Sayyidina Ali untuk menjadikan hijrah sebagai awal kalender disetujui seluruh sahabat, menandakan besarnya nilai historis dan spiritual peristiwa itu.
Menag juga menyinggung pentingnya menjaga semangat hijrah di era modern. Ia menggambarkan semangat itu sebagai proses berkelanjutan untuk menjadi lebih baik.