Menag Buka Wacana Haji Jalur Laut, Lebih Murah dan Ramah Jemaah?

bumi pesantren | 15 Juli 2025 05:46

Ia mencontohkan kondisi jemaah lanjut usia yang sering kelelahan bahkan meninggal dunia meski hanya menempuh perjalanan udara selama sembilan jam.

“Kalau pakai laut seminggu, terus lelah di sana... kita harus lihat kemudaratannya,” tegasnya.

Cucun juga menyinggung pentingnya finalisasi RUU Haji dan Umrah yang saat ini masih dibahas di DPR. Targetnya rampung sebelum Agustus 2025 agar bisa menyesuaikan dengan siklus ibadah dan struktur baru penyelenggaraan haji.

“Kalau pakai lembaga baru, struktur baru BPH, harusnya sebelum Agustus sudah selesai,” pesan Wakil Ketua Umum PKB itu.

Gagasan haji jalur laut membuka peluang besar untuk perluasan akses ibadah dan pengembangan industri halal, namun tetap membutuhkan perencanaan menyeluruh. Aspek kenyamanan, keselamatan, dan kesiapan infrastruktur harus menjadi pertimbangan utama agar inovasi ini benar-benar membawa manfaat, bukan mudarat. (ivan)