Menag Dorong Delegasi WJC 2026 Saksikan Model Pengkaderan Pesantren di Indonesia

bumi pesantren | 10 September 2025 04:57

Menag Dorong Delegasi WJC 2026 Saksikan Model Pengkaderan Pesantren di Indonesia
Menag Nasaruddin Umar terima kunjungan panitia World Jesuit Conference (WJC) Indonesia 2026. (dok kemenag)

JAKARTA, PustakaJC.co — Indonesia akan menjadi tuan rumah World Jesuit Conference (WJC) 2026. Menteri Agama Nasaruddin Umar menilai konferensi ini sebagai kesempatan strategis untuk memperkenalkan ekoteologi, kurikulum cinta, dan praktik terbaik pengkaderan di pesantren.

 

Pertemuan persiapan WJC 2026 digelar di kantor Kemenag, Jakarta, Selasa (9/9/2025). Hadir mantan Menteri Purnomo Yusgiantoro dan jajaran kepanitian lainnya. Konferensi empat tahunan Jesuit ini akan digelar di Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta, pada Juni atau Juli 2026 dan diikuti delegasi dari 73 negara. Dilansir dari kemenag.go.id, Rabu, (10/9/202().

 

Jesuit atau Serikat Yesuit dikenal luas melalui dedikasinya pada pendidikan, termasuk lebih dari 1.200 lembaga pendidikan global. Paus Fransiskus pun merupakan anggota ordo ini.

 

 

 

 

Dalam pertemuan tersebut, panitia WJC tertarik mempelajari Islam di Indonesia, khususnya relasi harmonis antara agama dan masyarakat. Menag berharap konferensi menjadi ruang diplomasi keagamaan yang meneduhkan dan mengenalkan konsep cinta sebagai inti teologi: cinta kepada Tuhan, sesama, dan alam.

 

Indonesia adalah rumah bagi ribuan pesantren yang ramah dan toleran. Delegasi internasional bisa melihat langsung bagaimana pesantren membentuk generasi yang taat beragama, cinta lingkungan, sesama, dan tanah air,” ujar Menag.

 

Kehadiran WJC di Indonesia diharapkan memperkuat dialog lintas agama global dan memperkenalkan khazanah keislaman yang inklusif. (ivan)