Gus Kikin menyampaikan rasa prihatin terhadap bencana yang melanda sejumlah daerah di Indonesia. Ia mengajak seluruh warga NU untuk bermuhasabah dan menelaah kembali apa yang sedang terjadi.
“Kita sangat prihatin kenapa terjadi ini, dan kita harus muhasabah, kita introspeksi, apa sih sebetulnya yang terjadi, kenapa kok seperti ini yang terjadi,” tegasnya.
Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng Jombang tersebut menambahkan bahwa kegiatan ini juga penting bagi NU, mengingat adanya dinamika internal yang tengah berlangsung. Doa bersama digelar sebagai upaya memohon ridha dan keteduhan dari Allah SWT.
“Di NU sendiri kita ada dinamika, ya perlu lah kita melakukan muhasabah untuk mencapai ridha Allah. Apa yang kita lakukan ini dengan ridhanya Allah, mudah-mudahan menjadikan satu manfaat yang besar bagi masyarakat,” ungkapnya.