Ayat Kursi Bukan Sekadar Bacaan, Quraish Shihab Tegaskan Ini Kunci Perlindungan Spiritual Umat

bumi pesantren | 01 Maret 2026 04:45

Ayat Kursi Bukan Sekadar Bacaan, Quraish Shihab Tegaskan Ini Kunci Perlindungan Spiritual Umat
Tangkapan layar ceramah pakar tafsir Al-Qur'an Prof Muhammad Quraish Shihab. (dok nuonline)

JAKARTA, PustakaJC.co – Ayat Kursi bukan sekadar ayat yang dibaca dalam shalat atau sebelum tidur. Pakar tafsir Al-Qur’an, Muhammad Quraish Shihab, menegaskan bahwa Ayat Kursi merupakan ayat penjagaan yang memberi perlindungan spiritual bagi umat Islam.

 

Penjelasan itu disampaikan dalam pengajian Ramadhan bertajuk Tafsir Al-Misbah: Hidup Bersama Al-Qur’an yang disiarkan melalui kanal YouTube Pusat Studi Al-Qur’an, Jumat (27/2/2026). Dilansir dari nu.or.id, Minggu, (1/3/026).

 

Menurut Quraish Shihab, Ayat Kursi atau Surat Al-Baqarah ayat 255 menggambarkan secara jelas kekuasaan Allah SWT yang mutlak atas seluruh alam semesta.

 

“Ayat ini menggambarkan kuasa Allah SWT. Kata demi kata menunjukkan kekuasaan-Nya, sehingga orang yang menghayatinya merasa pasti dipelihara dan terjaga oleh Tuhan,” ujarnya.

 

 

 

Ia menjelaskan, kekuasaan Allah meliputi langit dan bumi tanpa sedikit pun kelelahan dalam memelihara seluruh ciptaan-Nya.

 

“Kekuasaannya mencakup seluruh alam raya, dan Allah tidak letih mengurusnya,” tegasnya.

 

Quraish Shihab menyebut Ayat Kursi juga dikenal sebagai Ayatul Hifz, yaitu ayat pemelihara atau penjagaan. Ayat ini memberikan rasa aman bagi siapa pun yang bersandar kepada Allah.

 

“Kalau saya bersandar kepada-Nya, pasti saya mendapatkan rasa aman,” jelasnya.

 

 

 

Ia menambahkan, membaca Ayat Kursi sangat dianjurkan, baik dalam shalat maupun di luar shalat, terutama saat seseorang merasa takut, gelisah, atau tidak bisa tidur.

 

Menurutnya, Ayat Kursi juga memiliki dampak spiritual yang kuat dalam menjauhkan gangguan setan.

 

“Setan tidak senang kalau orang membaca Al-Qur’an, termasuk Ayat Kursi. Karena itu, ia akan menjauh,” ungkap Quraish.

 

 

Quraish Shihab menegaskan, tidak ada batasan waktu untuk membaca Ayat Kursi. Ayat tersebut dapat dibaca kapan saja, terutama saat seseorang membutuhkan ketenangan batin.

 

“Kapan saja boleh, terutama saat kita merasa takut. Ayat Kursi membantu menghilangkan keresahan,”pungkasnya.

 

Ayat Kursi, lanjutnya, bukan hanya bacaan rutin, tetapi juga sumber kekuatan spiritual yang mengingatkan manusia akan kekuasaan Allah dan menghadirkan rasa aman dalam kehidupan. (ivan)