Dari sisi pengamanan, sekitar 60 personel Banser Banjar diterjunkan di sejumlah titik strategis untuk mengurai kepadatan jamaah. Selain itu, sekitar 800 personel kepolisian dan 2.300 relawan turut membantu kelancaran kegiatan.
Ketua PC GP Ansor Kabupaten Banjar, Edy Rosadi, menyebut pengamanan haul merupakan bentuk khidmat kepada ulama. “Ini wujud syukur atas jasa Datu Kalampayan,” katanya.
Panitia juga menyiapkan berbagai fasilitas penunjang, mulai dari dapur umum, layanan kesehatan, hingga 13 titik kantong parkir untuk mengurai kemacetan. Layanan kesehatan didukung puluhan tenaga medis lengkap dengan ambulans yang bersiaga selama kegiatan berlangsung.
Dengan kekhusyukan dan keterlibatan ribuan jamaah, Haul ke-220 ini tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga pengingat kuat akan pentingnya meneladani ulama sebagai pewaris ajaran Nabi dalam kehidupan sehari-hari. (ivan)