Peningkatan status Ditjen Pesantren dari eselon II menjadi eselon I juga dinilai sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan perhatian lebih serius terhadap dunia pesantren.
“Semakin besar organisasi, semakin besar pula perhatian yang diberikan. Ini untuk memastikan pesantren berkembang lebih kuat ke depan,” pungkasnya.
Langkah ini diharapkan mampu mendorong pesantren tidak hanya sebagai pusat pendidikan agama, tetapi juga sebagai motor penggerak kemandirian ekonomi dan dakwah di era modern. (ivan)