SURABAYA, PustakaJC.co - Kabar membanggakan datang dari Jepang, di mana Masjid As-Sholihin di Yokohama resmi berdiri dan menjadi tonggak sejarah baru bagi diaspora Indonesia di luar negeri.
Masjid ini diresmikan langsung oleh Jusuf Kalla pada Jumat, 10 April 2026. Peresmian tersebut juga dihadiri Duta Besar RI untuk Jepang, Nurmala Kartini Pandjaitan Sjahrir, serta tokoh masyarakat dan komunitas Muslim Indonesia di Jepang.
Masjid As-Sholihin menjadi masjid Indonesia pertama di Yokohama yang dibangun untuk menjawab kebutuhan umat Islam yang selama ini mengalami keterbatasan tempat ibadah. Inisiatif pembangunan ini berasal dari komunitas Muslim Indonesia setempat yang kemudian menggalang dana dari berbagai pihak.
Menariknya, pembangunan masjid ini melibatkan partisipasi lebih dari satu juta Muslim dari berbagai negara melalui wakaf. Hal ini menjadikan Masjid As-Sholihin sebagai simbol kuat gotong royong lintas bangsa dan solidaritas umat Islam global.
Secara fisik, masjid ini berdiri di atas lahan sekitar 397 meter persegi dengan bangunan tiga lantai yang mampu menampung lebih dari 600 jemaah. Selain ruang ibadah, fasilitas yang tersedia juga mencakup ruang kajian, kantor pengelola, hingga pusat kegiatan keislaman bagi diaspora.
Dalam sambutannya, Jusuf Kalla menegaskan bahwa masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat persatuan dan pendidikan umat. Ia juga menilai nilai-nilai masyarakat Jepang seperti disiplin, kebersihan, dan kerja keras sejalan dengan ajaran Islam.
Lebih dari sekadar bangunan, kehadiran Masjid As-Sholihin diharapkan menjadi wajah Islam Indonesia yang moderat dan toleran di kancah internasional. Masjid ini juga diproyeksikan sebagai pusat syiar Islam sekaligus jembatan diplomasi budaya antara Indonesia dan Jepang.
Berdirinya masjid ini menjadi bukti bahwa diaspora Indonesia mampu memberikan kontribusi nyata di tingkat global, sekaligus memperkuat identitas keagamaan di tengah kehidupan multikultural. (int)