MAKKAH, PustakaJC.co — Penyelenggaraan ibadah haji 2026 dipastikan berlangsung jauh lebih ketat. Pemerintah Arab Saudi kini memberlakukan Kartu Nusuk sebagai syarat mutlak bagi siapa pun yang ingin memasuki Kota Makkah, termasuk menuju kawasan Masjidil Haram.
Kebijakan ini disertai pengawasan intensif di berbagai titik pemeriksaan (checkpoint). Setiap orang wajib menunjukkan dokumen resmi, baik visa haji maupun identitas pendukung lainnya. Dilansir dari nu.or.id, Senin, (27/4/2026).
Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Makkah, Ihsan Faisal, menegaskan bahwa sistem Kartu Nusuk sebenarnya sudah mulai diterapkan sejak 2023. Namun, tahun ini pengawasannya jauh lebih ketat.
“Kalau tahun kemarin sudah ketat, sekarang jauh lebih ketat. Semua akses menuju Masjidil Haram dijaga,” ujarnya.