Dari sisi perencanaan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah menyiapkan sejumlah program prioritas untuk mendorong kemajuan pesantren. Narasumber dari Bappeda Jatim, Kukuh Tri Sandi, menyebut program seperti Ekotren OPOP, beasiswa santri unggulan, Jatim World Class Education, hingga PESTANA akan menjadi penggerak utama.
“Pesantren harus menjadi bagian penting dari pembangunan daerah. Program-program ini diarahkan agar pesantren semakin maju, mandiri, dan kompetitif,” jelasnya.
Sementara itu, Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur mencatat terdapat 7.425 pondok pesantren yang tersebar di berbagai wilayah. Jumlah tersebut dinilai sebagai potensi besar yang perlu terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor.
Perwakilan Kanwil Kemenag Jatim, Imam Turmudzi, menekankan pentingnya dukungan bersama dalam mengembangkan pesantren. Ia juga memperkenalkan program TOPTREN (Talk About Pondok Pesantren) sebagai upaya memperluas promosi dan memperkuat citra positif pesantren.
“Pesantren di Jawa Timur memiliki kekuatan besar. Tinggal bagaimana seluruh pihak hadir memberikan dukungan nyata agar semakin berkembang,” katanya.