Menurut Dahnil, apabila terdapat pihak yang menawarkan kelulusan atau meminta sejumlah uang dengan mengatasnamakan rekrutmen petugas haji, masyarakat diminta tidak mempercayainya.
"Kami ingin mengingatkan seluruh masyarakat agar tidak tertipu dengan iklan maupun ajakan di media sosial yang mengatasnamakan rekrutmen petugas haji. Rekrutmen hanya diumumkan melalui kanal resmi Kemenhaj dan tidak dipungut biaya satu rupiah pun," tegasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat selalu melakukan verifikasi informasi sebelum mengikuti proses seleksi.