Pesantren Dinilai Punya Peran Strategis dalam Pendidikan Kesehatan Reproduksi Santri

bumi pesantren | 20 Juli 2026 18:28

 

Ia mengungkapkan, penolakan terhadap pendidikan kesehatan reproduksi di lingkungan pesantren masih kerap terjadi. Salah satu penyebabnya ialah anggapan bahwa materi tersebut akan memperkenalkan perilaku seksual kepada santri.

 

Selain itu, sebagian kalangan berpendapat bahwa pembahasan mengenai kesehatan reproduksi telah tercakup dalam kitab-kitab fikih. Namun, menurut Alissa, materi fikih lebih banyak membahas aspek hukum, seperti haid, nifas, dan proses reproduksi perempuan.

 

Sementara itu, isu kesehatan reproduksi yang berkaitan dengan pencegahan anemia, stunting, kesehatan ibu, hingga upaya meningkatkan kualitas generasi belum banyak dibahas sebagai bagian dari pendidikan kesehatan reproduksi.