Menjaga Tradisi Pesantren di Tengah Perubahan Zaman

bumi pesantren | 24 Agustus 2026 19:01

Menjaga Tradisi Pesantren di Tengah Perubahan Zaman
Buku Merawat Warisan, Menjawab Zaman karya KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin yang mengangkat pemikiran tentang tradisi pesantren, pendidikan, teknologi, AI, kebangsaan, dan lingkungan. (dok antara)

SURABAYA, PustakaJC.co – Perubahan zaman yang berlangsung semakin cepat mendorong masyarakat untuk beradaptasi tanpa kehilangan nilai dan jati diri. Pesan tersebut menjadi salah satu gagasan yang diangkat KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin dalam buku Merawat Warisan, Menjawab Zaman.

 

Buku yang diterbitkan Pustaka Tebuireng pada Agustus 2026 tersebut merupakan kumpulan tulisan Gus Kikin yang sebelumnya dimuat dalam rubrik “Serambi Pengasuh” Majalah Tebuireng. Dilansir dari antaranews.com, Senin, (24/8/2026).

 

Melalui buku tersebut, Gus Kikin menawarkan pandangan bahwa tradisi tidak harus menjadi penghalang bagi perubahan. Warisan keilmuan dan nilai-nilai pesantren justru dapat menjadi pijakan untuk membaca perkembangan zaman secara lebih bijak.

 

Buku Merawat Warisan, Menjawab Zaman terbagi dalam lima bagian. Bagian pertama membahas warisan masyayikh, sejarah dan jejak Tebuireng. Bagian kedua mengangkat pesantren, pendidikan, adab dan regenerasi.

 

Bagian ketiga membahas spiritualitas dan akhlak. Selanjutnya, bagian keempat mengulas persatuan, toleransi dan kebangsaan. Adapun bagian kelima membawa pembaca pada persoalan teknologi, media sosial, kecerdasan buatan (AI) dan lingkungan.