Pada akhirnya, tradisi dalam buku tersebut tidak dipandang sebagai beban masa lalu. Tradisi justru menjadi sumber nilai untuk menentukan arah perubahan.
Menjaga tradisi bukan berarti menolak perubahan. Sebaliknya, perubahan dapat dihadapi dengan tetap memiliki pijakan nilai yang kuat.
Pesan inilah yang menjadi relevansi utama Merawat Warisan, Menjawab Zaman, yakni bagaimana tetap berakar pada tradisi pesantren sekaligus terbuka terhadap perkembangan zaman tanpa kehilangan arah. (ivan)