JOMBANG, PustakaJC.co - Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2026–2031, KH Miftachul Akhyar, menegaskan bahwa suksesnya penyelenggaraan Muktamar Ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, memberikan pelajaran strategis bagi organisasi. Keberhasilan tersebut membuktikan NU mampu melakukan terobosan besar dan keluar dari pola kebiasaan lama.
Pernyataan tersebut disampaikan Kiai Miftach dalam sambutannya pada acara pembubaran Panitia Muktamar Ke-35 NU di Gedung Serba Guna KH Hasbullah Said, Tambakberas, Jombang, Kamis, (10/9/2026) malam.
Mengutip pemikiran Ibnu Athaillah as-Sakandari dalam kitab Al-Hikam, Kiai Miftach menggarisbawahi pentingnya melampaui batasan dan kalkulasi rasional yang kerap menjadi ukuran baku dalam menilai sesuatu.
“Muktamar ini pelajaran penting buat NU, buat kita semuanya, agar nguri-nguri (merawat) hal-hal yang di luar kebiasaan,” ujar Kiai Miftach, dikutip dari nu.or.id, Jumat, (11/9/2026).