Presiden Prabowo Ajak Santri Gontor Pegang Nilai Panca Jiwa dan Teruskan Perjuangan Bangsa

bumi pesantren | 20 September 2026 08:35

Presiden Prabowo Ajak Santri Gontor Pegang Nilai Panca Jiwa dan Teruskan Perjuangan Bangsa
Presiden Prabowo Subianto menghadiri Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor di Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu, (19/9/2026). (dok antara)

PONOROGO, PustakaJC.co - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meminta para santri dan santriwati Pondok Modern Darussalam Gontor untuk bersiap mengambil alih tongkat estafet kepemimpinan serta meneruskan perjuangan membangun bangsa dan umat.

 

Pesan tersebut disampaikan Kepala Negara saat memberikan sambutan dalam acara Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor di Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu, (19/9/2026).

 

"Kalian lah yang akan mengambil alih. Kalian yang akan meneruskan perjuangan kita. Teruskan panggilan sejarah, teruskan perjuanganmu, dan berbuatlah yang terbaik untuk bangsa dan umat," tegas Presiden Prabowo di hadapan para santri dan alumni, dikutip dari antaranews.com, Minggu, (20/9/2026).

 

 

 

 

Dalam pidatonya, Presiden menyoroti relevansi nilai-nilai Panca Jiwa Gontor—keikhlasan, kesederhanaan, berdikari, ukhuwah islamiyah, dan kebebasan—terhadap upaya pembangunan nasional. Nilai berdikari, menurutnya, menjadi fondasi utama agar Indonesia mampu berdiri di atas kaki sendiri.

 

Presiden juga mengajak para santri, ustaz, dan ulama untuk berani melakukan introspeksi diri dengan belajar dari sejarah serta mengakui kekurangan bangsa.

 

"Kita harus berani melihat kelemahan-kelemahan kita. Gampang untuk kita bicara dengan hebat, tetapi sulit untuk melihat kekurangan diri sendiri," ujarnya.

 

Rangkaian peringatan satu abad pesantren yang didirikan oleh Trimurti (K.H. Ahmad Sahal, K.H. Zainuddin Fananie, dan K.H. Imam Zarkasyi) ini ditutup dengan penandatanganan prasasti peresmian Balai Pertemuan Pondok Modern serta Gedung Fakultas Kedokteran Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor oleh Presiden Prabowo. (ivan)