Danone Indonesia Gandeng Pesantren di Pasuruan Perluas Akses Air Bersih dan Sanitasi

bumi pesantren | 09 Oktober 2026 07:09

Danone Indonesia Gandeng Pesantren di Pasuruan Perluas Akses Air Bersih dan Sanitasi
Danone menyelenggarakan Festival Akses Air Bersih dan Sanitasi Pesantren Jawa Timur bertajuk Mengalirkan Kebaikan: Akses Air Bersih dan Sanitasi untuk Santri Indonesia di Pesantren Ngalah. (dok investor)

PASURUAN, PustakaJC.co - Danone Indonesia memperkuat komitmennya dalam mendukung kesehatan masyarakat dengan menggandeng pemangku kepentingan daerah, lembaga sosial, dan kalangan pesantren di Kabupaten Pasuruan. Kolaborasi ini berfokus pada penyediaan serta peningkatan akses air bersih, sanitasi, dan edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di lingkungan pesantren.

 

Kegiatan sosialisasi dan edukasi yang berlangsung pada Kamis (8/10) tersebut melibatkan sekitar 3.600 peserta dari berbagai elemen pesantren dan masyarakat sekitar. Dilansir dari jatimpos.co, Jumat, (9/10/2026).

 

Direktur Public Affairs & Sustainability Danone Indonesia, Karyanto Wibowo, menyatakan bahwa pesantren memiliki peran kunci dalam mendorong perubahan perilaku masyarakat ke arah yang lebih sehat.

 

"Peran pesantren sangat strategis dalam memberikan pengaruh besar bagi masyarakat, terutama dalam membangun kebiasaan yang layak dan sehat," kata Karyanto.

 

 

Ia menekankan bahwa bantuan fisik berupa sarana fisik air bersih dan sanitasi harus berjalan seiring dengan pemahaman perilaku hidup bersih agar manfaatnya dapat bertahan dalam jangka panjang.

 

"Keberadaan sarana air bersih dan sanitasi harus dibarengi perilaku hidup bersih agar manfaatnya benar-benar dirasakan para santri," tambahnya.

 

Dukungan terhadap inisiatif ini juga datang dari kalangan pengasuh pesantren. Pimpinan Pondok Pesantren Ngalah sekaligus Rektor Universitas Yudharta Pasuruan, Gus Assoc. Prof. Kholid Murtadlo, menegaskan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai penunjang utama kelancaran ibadah dan kegiatan belajar santri.

 

Senada dengan hal tersebut, Ketua Dewan Pesantren Pasuruan, KH Taufiq, menyambut positif langkah sinergis antara dunia usaha, pemerintah, dan lembaga keagamaan ini. Menurutnya, pemenuhan air bersih dan fasilitas sanitasi yang layak merupakan kebutuhan mendasar di lingkungan pondok pesantren.

 

 

"Kami menyambut baik kerja sama ini karena kebutuhan air bersih dan sanitasi merupakan bagian penting dalam mendukung kehidupan santri. Harapannya, upaya bersama ini terus berlanjut sehingga manfaatnya semakin luas bagi pesantren dan masyarakat," ujar KH Taufiq.

 

Melalui program ini, seluruh pihak berharap kolaborasi lintas sektor tersebut dapat terus berkesinambungan, tidak hanya pada tahap penyediaan sarana, tetapi juga pada pemeliharaan fasilitas secara mandiri oleh warga pesantren. (ivan)