Dalam kunjungan tersebut, Nasaruddin juga berkesempatan mengunjungi perpustakaan Vatikan. Ia mengaku menemukan berbagai koleksi literatur Islam, termasuk kitab-kitab yang relatif sulit dijumpai di Indonesia maupun sejumlah negara Timur Tengah.
Selain membuka peluang kerja sama, gagasan ekoteologi dan diplomasi keagamaan yang disampaikan Indonesia dalam forum internasional di Assisi turut mendapat perhatian penyelenggara.
Nasaruddin menyampaikan, materi pidato Indonesia bahkan berpeluang diangkat menjadi tema utama dalam agenda pertemuan internasional berikutnya.
“Jadi, statement kita tentang ekoteologi dan tentang religious diplomacy itu nanti juga akan dijadikan tema besar yang akan datang,” jelasnya.