Dalam rangkaian kunjungan itu, Nasaruddin juga diterima Menteri Luar Negeri Vatikan untuk membahas penguatan hubungan bilateral, khususnya kerja sama dalam menyuarakan nilai-nilai kemanusiaan universal.
Menurut Nasaruddin, Vatikan memandang Indonesia sebagai negara dengan populasi Muslim yang besar sekaligus memiliki pengalaman dalam menjaga kehidupan beragama yang moderat.
Ia menilai, salah satu titik temu hubungan Indonesia dan Vatikan adalah komitmen untuk membela kelompok masyarakat yang mengalami penindasan tanpa membedakan latar belakang agama.
“Bahwa siapa pun yang tertindas itu harus dibela, dari kelompok agama mana pun,” tegasnya.
Nasaruddin berharap berbagai respons positif selama kunjungan tersebut dapat ditindaklanjuti menjadi kerja sama konkret, terutama dalam bidang pendidikan, dialog antaragama, dan diplomasi keagamaan.
“Dan itulah, saya kira, connecting yang sangat bagus antara Indonesia dan Vatikan,” pungkasnya. (ivan)