Menurutnya, pesantren memiliki peran strategis dalam membangun ekosistem keilmuan Islam. Sejak masa perjuangan kemerdekaan hingga saat ini, lembaga pendidikan tersebut tidak hanya menjadi tempat pembelajaran agama, tetapi juga berkontribusi dalam pembentukan karakter, kepemimpinan komunitas, dan transformasi sosial.
Keterlibatan perguruan tinggi, pesantren, serta jaringan ulama perempuan dalam program ini dinilai memperkuat hubungan antara dunia akademik dan kehidupan masyarakat.
“Kolaborasi yang mengajak peserta merasakan langsung kehidupan Islam di Indonesia melalui pesantren, jejaring ulama perempuan, dan komunitas lokal ini menunjukkan bahwa perguruan tinggi bukanlah menara gading yang terisolasi dari masyarakat,” tambahnya.