Perang AS-Iran Guncang Pasar Energi, Harga Minyak Melonjak dan Bayangi BBM Indonesia

kabar redaksi | 15 Juni 2026 05:36

 

Bagi Indonesia, lonjakan harga minyak dunia menjadi tantangan tersendiri. Sebagai negara yang masih mengimpor sebagian kebutuhan minyak dan bahan bakar, kenaikan harga minyak mentah berpotensi meningkatkan beban subsidi energi sekaligus menekan anggaran negara.

 

Meski demikian, hingga pertengahan Juni 2026 pemerintah memastikan pasokan BBM nasional masih dalam kondisi aman dan terkendali. Harga BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Solar juga masih dipertahankan guna menjaga daya beli masyarakat serta menahan laju inflasi. Sementara itu, BBM non-subsidi tetap berpotensi mengalami penyesuaian mengikuti perkembangan harga minyak global.

 

Ekonom menilai dampak terbesar dari konflik tersebut bukan hanya pada harga BBM, tetapi juga biaya logistik dan transportasi. Jika harga energi bertahan tinggi dalam jangka panjang, biaya produksi berbagai sektor industri dapat meningkat dan berimbas pada kenaikan harga barang kebutuhan masyarakat.