“Santri punya tanggung jawab moral hadir di tengah masyarakat, bukan hanya sebagai ahli kitab, tapi juga motor peradaban yang membawa maslahat seluas-luasnya. Kemandirian umat lahir ketika santri bisa memadukan nilai spiritual dengan aksi nyata: peduli kesehatan, mendampingi UMKM, dan memberdayakan desa,” kata dzurriyah Pondok Pesantren Al Fattah Siman itu.
Dukungan juga datang dari DPRD Kabupaten Lamongan komisi A, Mudzakir. Ia mengapresiasi langkah santri yang terjun langsung membantu masyarakat.
“Antusias warga sangat baik, dibuktikan dengan tingkat kehadiran mereka. Pemeriksaan mata dan pembagian kacamata gratis sangat membantu, apalagi di tengah kondisi ekonomi yang sulit. Terima kasih kepada semua pihak yang sudah peduli,” ujarnya.