Menurutnya, Pertalite dan solar merupakan BBM yang mendapat subsidi dan harga jualnya ditetapkan pemerintah. Dengan tingkat konsumsi yang tinggi di masyarakat, kenaikan harga kedua jenis BBM tersebut dapat langsung memicu dampak ekonomi yang luas.
Ia menjelaskan bahwa kenaikan harga BBM subsidi berpotensi mendorong inflasi lebih tinggi. Selain itu, kebijakan tersebut juga dapat menekan daya beli masyarakat yang pada akhirnya memperlambat pertumbuhan ekonomi.
“Kalau harga minyak dunia belum mencapai USD 100 per barel, sebaiknya pemerintah jangan menaikkan harga Pertalite dan solar,” tegasnya.