Minyak mentah Brent juga menguat USD 4,01 atau 4,93 persen menjadi USD 85,41 per barel, menandai kenaikan selama lima sesi berturut-turut. Namun pada perdagangan Jumat (6/3), harga Brent berjangka turun 95 sen atau 1,1 persen menjadi USD 84,46 per barel, sementara WTI melemah USD 1,08 atau 1,3 persen menjadi USD 79,93 per barel.
Meski demikian, secara mingguan harga Brent telah melonjak sekitar 16,4 persen dan WTI naik 19,2 persen. Kenaikan tersebut menjadi yang paling tajam sejak Rusia melancarkan invasi besar-besaran ke Ukraina pada Februari 2022.(Frcn)