Tarung Derajat Dipastikan Tampil di PON 2028, Kodrat Jatim Bidik Juara Umum

komunitas | 09 Maret 2026 09:36

Tarung Derajat Dipastikan Tampil di PON 2028, Kodrat Jatim Bidik Juara Umum
Ketua Umum Pengprov Kodrat Jatim, Bambang Haryo Soekartono. (dok kominfo)

 

SURABAYA, PustakaJC.co – Kabar baik datang bagi dunia olahraga bela diri. Cabang olahraga Tarung Derajat dipastikan akan dipertandingkan pada Pekan Olahraga Nasional 2028. Kepastian ini membuat Pengprov Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Jawa Timur langsung menyiapkan strategi besar dengan target meraih gelar juara umum.

 

Ketua Umum Pengprov Kodrat Jatim, Bambang Haryo Soekartono, menyambut gembira keputusan tersebut. Ia mengatakan kepastian Tarung Derajat masuk PON 2028 menjadi momentum penting bagi Jawa Timur untuk mempersiapkan atlet secara maksimal. Dilansir dari kominfojatim.go.id, Senin, (8/3/2026).

 

“Alhamdulillah kita mendapat kepastian dari hasil rakor KONI Pusat bahwa Tarung Derajat dipertandingkan di PON 2028. Ini kabar gembira dan Jatim harus segera bersiap. Dengan persiapan yang baik, target kita juara umum,” ujar Bambang Haryo di Surabaya, Jumat, (6/3/2026).

 

 

Untuk mengejar target tersebut, Kodrat Jatim telah menyiapkan berbagai program pembinaan atlet, peningkatan kualitas teknik hingga kompetisi berjenjang. Salah satu langkah yang akan dilakukan adalah menggelar pelatihan nomor seni gerak yang dipandu langsung oleh Dara Mentari Dradjat dari Perguruan Pusat Tarung Derajat.

 

Menurut Bambang Haryo, nomor seni gerak menjadi salah satu fokus pembinaan karena berpotensi menyumbang medali. Pelatihan tersebut rencananya digelar pada April 2026.

 

“Untuk nomor tarung kita sudah mampu bersaing, tetapi kualitasnya tetap harus dijaga dan ditingkatkan,” jelasnya.

 

 

Selain itu, Kodrat Jatim juga berharap dukungan dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur untuk segera menerbitkan SK Puslatda bagi cabang Tarung Derajat. Dengan adanya pemusatan latihan daerah, program latihan atlet diharapkan bisa berjalan lebih terarah dan maksimal.

 

“Kita ingin kuota Puslatda untuk Tarung Derajat maksimal, karena harus tampil di semua kelas saat Pra PON 2027. Persaingan cukup ketat, tetapi dengan 5 sampai 6 emas peluang juara umum terbuka,” katanya.

 

Sementara itu, Ketua Harian Pengprov Kodrat Jatim, Erwin H. Poedjono, menegaskan pihaknya telah melakukan pembinaan atlet secara berjenjang sejak beberapa tahun terakhir.

 

Sepanjang 2025, Tarung Derajat Jawa Timur mengikuti tiga kejuaraan nasional, yakni Pekan Olahraga Mahasiswa di Solo, PON Beladiri II di Kudus, serta Kejuaraan Nasional Pelajar Piala Kemenpora di Bandung.

 

 

Hasilnya cukup membanggakan. Jatim meraih juara umum II pada ajang Pekan Olahraga Mahasiswa dengan raihan 4 emas, 4 perak, dan 3 perunggu. Pada PON Beladiri II, Jatim menempati juara umum III dengan 3 emas, 1 perak, dan 2 perunggu.

 

Sedangkan pada Kejurnas Pelajar Piala Kemenpora, Jatim kembali meraih juara umum II dengan 4 emas, 2 perak, dan 5 perunggu.

 

Menurut Erwin, capaian tersebut menjadi bukti sistem pembinaan Tarung Derajat di Jawa Timur berjalan cukup baik, mulai dari tingkat pelajar hingga atlet senior.

 

“Pembinaan kita berjalan sistematis dari usia dini sampai dewasa. Ini menjadi modal penting untuk menghadapi PON 2028,” ujarnya.

 

Erwin menambahkan peluang Jawa Timur meraih juara umum tetap terbuka. Terlebih sejumlah atlet muda Tarung Derajat Jatim diprediksi akan memasuki usia emas atau golden age saat PON 2028 digelar. (ivan)