SURABAYA, PustakaJC.co – Momentum Ramadan membawa berkah bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang mengikuti Bazaar Al-Madinah di kawasan Masjid Al-Akbar Surabaya. Selama dua pekan pelaksanaan, total omzet para tenant tercatat menembus lebih dari Rp600 juta.
Kegiatan bazaar yang berlangsung sejak 20 Februari hingga 18 Maret 2026 itu mendapat dukungan dari Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus melalui produk Bright Gas. Dilansir dari suarasurabaya.net, Rabu, (11/3/2026).
Melalui layanan refill dan trade-in Bright Gas serta promo diskon lewat aplikasi MyPertamina, Pertamina membantu kelancaran operasional para tenant kuliner selama Ramadan.
Stabilitas pasokan gas dan kualitas nyala api Bright Gas dinilai membantu pelaku usaha meningkatkan efisiensi memasak, terutama saat jam sibuk menjelang berbuka puasa.
Salah satu pelaku UMKM, Lailatul, pemilik usaha nasi campur Darmun, mengaku penggunaan Bright Gas sangat membantu usahanya selama bazaar berlangsung.
“Api yang stabil membuat proses memasak lebih cepat dan efisien, sehingga kami bisa melayani lebih banyak pembeli saat waktu berbuka,” ujarnya.
Selain menjadi pusat jajanan Ramadan, Bazaar Al-Madinah juga menjadi ruang interaksi masyarakat yang datang untuk beribadah di Masjid Al-Akbar Surabaya sekaligus menikmati berbagai kegiatan hiburan.
Putri, salah satu pengunjung, mengatakan bazaar tersebut menghadirkan pengalaman lengkap bagi masyarakat.
“Awalnya kami datang untuk trade-in Bright Gas dan salat tarawih berjamaah. Ternyata ada karnaval anak-anak dan banyak takjil menarik. Jadi bisa belanja, hiburan, sekaligus ibadah,” katanya.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Ahad Rahedi menyebut tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan bazaar tersebut memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi UMKM.
“Bazaar Al-Madinah menjadi ruang interaksi positif antara masyarakat, pelaku UMKM, dan layanan energi dari Pertamina,” ujarnya.
Menurutnya, kehadiran Bright Gas juga merupakan bagian dari komitmen Pertamina untuk mendorong pemberdayaan UMKM agar semakin berkembang dan memiliki daya saing. (ivan)