Isu Pengunduran Diri Dirut Agrinas Pangan Usai Impor Kendaraan India Dipastikan Hoaks

komunitas | 19 Maret 2026 15:01

Isu Pengunduran Diri Dirut Agrinas Pangan Usai Impor Kendaraan India Dipastikan Hoaks
Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, menegaskan bahwa informasi terkait dirinya mundur merupakan hoaks alias tidak benar. , (dok Jawapos)

SURABAYA, PustakaJC.co – Kabar yang beredar di media sosial mengenai pengunduran diri Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, dipastikan tidak benar. Informasi tersebut viral setelah dikaitkan dengan pembayaran uang muka (DP) senilai Rp 7,3 triliun untuk pengadaan kendaraan pikap dan truk impor dari India. 

 

 

“Hoax. Itu hoax, itu potong-potongan. Namanya hoax masa dikomentarin. Itu potongan video 8 bulan lalu, disambung-sambungkan, diungkit-ungkit, narasinya dibuat,” tegasnya. kamis, (19/3/2026). 

 

 

Isu tersebut mencuat dari unggahan akun media sosial yang menyebut Joao Mota telah mundur dari jabatannya usai transaksi impor kendaraan dalam jumlah besar. Dalam unggahan itu, turut disertakan potongan video yang memperlihatkan pernyataan pengunduran diri.

 

 

Dalam video tersebut, Joao Mota tampak menyampaikan pernyataan bernada tanggung jawab sebagai pimpinan. Narasi yang beredar menyebut pengunduran diri dilakukan karena merasa bersalah atas kebijakan yang diambil.

 

 

Namun, saat dikonfirmasi, Joao Mota menegaskan bahwa informasi tersebut adalah hoaks. Ia menjelaskan bahwa video yang beredar merupakan rekaman lama yang dipotong dan disusun ulang sehingga menimbulkan kesalahpahaman.

 

 

Menurutnya, video tersebut berasal dari momen pengunduran diri yang terjadi sekitar Agustus 2025, bukan peristiwa terbaru seperti yang dinarasikan di media sosial. Ia menilai penyebaran informasi tersebut sengaja memanfaatkan potongan konten yang tidak utuh untuk membangun opini publik.

 

 

Joao juga menegaskan bahwa tidak ada alasan untuk menanggapi isu yang tidak berdasar. “Hoax, nggak mungkin kita tanggapin. 100 persen hoax,” ujarnya.

 

 

Fakta di lapangan menunjukkan bahwa Joao Mota masih menjalankan tugasnya secara normal sebagai Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara. Ia bahkan terlihat tetap berkantor dan menerima sejumlah tamu pada awal pekan ini.

 

 

Meski sempat mengalami penurunan kondisi kesehatan, ia tetap melanjutkan agenda kerja, termasuk bertemu dengan Ferry Juliantono pada siang hari.

 

 

Dalam kesempatan tersebut, Joao mengungkapkan bahwa pihaknya tengah mempersiapkan peluncuran operasional Koperasi Merah Putih di Lamongan, Jawa Timur. Rencana tersebut dijadwalkan terealisasi setelah Lebaran 2026.

 

 

Selain itu, ia juga memaparkan perkembangan pembiayaan perusahaan. Hingga pertengahan Maret 2026, Agrinas Pangan Nusantara telah memperoleh pendanaan sebesar Rp 175 triliun dari bank Himbara, atau sekitar 72,9 persen dari total kebutuhan Rp 240 triliun.

 

 

Rinciannya, masing-masing sebesar Rp 55 triliun berasal dari Bank Mandiri, Bank BNI, dan Bank BRI, serta Rp 10 triliun dari Bank BSI.

 

 

Meski demikian, Joao belum merinci secara detail berapa besar dana yang telah digunakan dari total pembiayaan tersebut.

 

 

Dengan klarifikasi ini, masyarakat diimbau untuk lebih cermat dalam menerima dan menyebarkan informasi, terutama yang berasal dari potongan konten yang belum tentu utuh dan valid. (frcn)