Di sisi lain, Rais Syuriah PBNU Muhammad Nuh menilai Muskerwil PWNU Jatim memiliki posisi strategis, terutama menjelang Muktamar NU ke-35.
Ia menekankan pentingnya pandangan orisinal dari warga NU Jawa Timur sebagai pijakan menghadapi abad kedua NU. “Jatim memiliki sumber daya luar biasa, bahkan menjadi tempat lahirnya NU. Ini menjadi modal besar untuk menyiapkan masa depan NU yang lebih kuat,” katanya.
Dengan sinergi yang terus diperkuat antara pemerintah dan Nahdlatul Ulama, Jawa Timur diharapkan mampu menjaga stabilitas pembangunan sekaligus menghadirkan kemaslahatan yang lebih luas bagi masyarakat. (ivan)