Belanja Warga Jatim Ngebut Jelang Lebaran, Ritel Tumbuh 13,6 Persen

komunitas | 20 April 2026 06:15

Belanja Warga Jatim Ngebut Jelang Lebaran, Ritel Tumbuh 13,6 Persen
Keramaian pengunjung di pusat perbelanjaan DTC Wonokromo menjelang hari raya Idulfitri, Surabaya. (dok suarasurabaya)

SURABAYA, PustakaJC.co — Aktivitas belanja masyarakat Jawa Timur menunjukkan tren positif. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jawa Timur mencatat penjualan ritel pada Maret 2026 tumbuh 13,6 persen secara tahunan (year on year).

 

Angka ini meningkat dibanding Februari 2026 yang tercatat sebesar 13,2 persen. Lonjakan ini tak lepas dari momentum Hari Besar Keagamaan Nasional, khususnya Idulfitri, yang mendorong konsumsi masyarakat. Dipansir dari suarasurabaya.net, Senin, (20/4/2026).

 

Direktur Eksekutif BI Jatim, Ibrahim, menyebutkan bahwa pertumbuhan penjualan ditopang oleh sejumlah kelompok barang. Di antaranya suku cadang dan aksesori, sandang, makanan dan minuman, tembakau, hingga barang budaya dan rekreasi.

 

“Peningkatan ini sejalan dengan menguatnya konsumsi masyarakat selama periode Lebaran,” ujarnya, Minggu, (19/4/2026).

 

 

 

Secara bulanan, penjualan eceran juga mengalami akselerasi. Pada Maret 2026, pertumbuhan mencapai 8,4 persen (month to month), naik dari Februari yang sebesar 4,2 persen.

 

BI menilai kondisi ini mencerminkan daya beli masyarakat yang masih terjaga. Distribusi barang yang relatif lancar serta permintaan yang kuat menjadi faktor pendorong utama.

 

Ke depan, pelaku usaha juga masih menunjukkan optimisme. BI Jatim memproyeksikan tren positif berlanjut hingga Agustus 2026, didukung momentum Iduladha serta berbagai agenda tahunan di Surabaya.

 

Namun demikian, BI mengingatkan adanya potensi risiko global. Ketidakpastian ekonomi, termasuk eskalasi konflik di Timur Tengah, berpotensi mendorong kenaikan harga energi dunia.

 

Jika tak diantisipasi, kondisi tersebut dapat berdampak pada inflasi dan menekan daya beli masyarakat dalam beberapa bulan ke depan. (ivan)