Dewan Kebudayaan Surabaya Prioritaskan Kurasi dan Riset untuk Pemajuan Budaya

komunitas | 18 Mei 2026 10:37

Dewan Kebudayaan Surabaya Prioritaskan Kurasi dan Riset untuk Pemajuan Budaya
(dok Pemkot Surabaya)

SURABAYA, PustakaJC.co – Dewan Kebudayaan (DKeb) Surabaya periode 2026–2029 menetapkan dua fokus utama dalam menjalankan tugasnya, yakni bidang kuratorial serta penelitian dan kebijakan kebudayaan. Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat arah pemajuan budaya di Kota Pahlawan secara lebih terstruktur dan berbasis riset, Senin, (18/5/2026).

Ketua DKeb Surabaya, Heti Palestina Yunani, menjelaskan bahwa peran dewan kebudayaan kini jauh lebih luas dibanding sebelumnya. Mengacu pada Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan, cakupan tugas DKeb tidak hanya berfokus pada kesenian, tetapi juga mencakup 10 objek pemajuan kebudayaan.

“Kerja dewan kebudayaan tidak lagi hanya berfokus pada seni. Seni adalah salah satu dari sepuluh objek pemajuan kebudayaan yang harus dikembangkan,” ujar Heti usai menerima Surat Keputusan (SK) Pengurus DKeb di Rumah Dinas Wali Kota Surabaya. Demikian dikutip dari surabaya.go.id, Senin, (18/5/2026).