Bank Jatim Perkuat Literasi Keuangan PMI, Dorong Pemanfaatan Remitansi untuk Kesejahteraan Keluarga

komunitas | 17 Juni 2026 20:34

Dalam kesempatan yang sama, dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Direktorat Jenderal Pemberdayaan KP2MI/BP2MI dengan Bank Jatim terkait sinergi pemberdayaan PMI dan keluarga melalui penguatan literasi keuangan serta pemanfaatan remitansi.

Ruang lingkup kerja sama tersebut mencakup penyebarluasan edukasi keuangan, penyediaan akses layanan perbankan yang sesuai kebutuhan PMI, hingga penyelenggaraan program literasi keuangan dan pemanfaatan remitansi baik di dalam maupun luar negeri.

Menurut Winardi, kerja sama tersebut menjadi landasan bagi kedua pihak untuk mengembangkan berbagai program pemberdayaan yang berfokus pada peningkatan pemahaman keuangan, pengelolaan remitansi yang produktif, perluasan akses layanan perbankan, serta penguatan kapasitas ekonomi PMI dan keluarganya.

“Dengan pengelolaan remitansi yang tepat, PMI dan keluarganya diharapkan mampu merencanakan masa depan keuangan yang lebih baik, mengembangkan usaha produktif, serta meningkatkan kualitas hidup secara berkelanjutan,” katanya.

Sementara itu, Wakil Menteri KP2MI Dzulfikar Ahmad Tawalla mengapresiasi dukungan pemerintah daerah dan berbagai pihak dalam upaya perlindungan pekerja migran Indonesia. Ia menekankan pentingnya kesiapan kompetensi dan penguasaan bahasa asing bagi generasi muda yang ingin bekerja di luar negeri.

“Target kita, angka penempatan pekerja migran yang prosedural, aman, dan terlindungi dapat terus meningkat hingga mencapai 100 persen di masa mendatang,” tegasnya.

Gerakan Nasional Migran Aman diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjadi pekerja migran yang legal, aman, dan terlindungi, sekaligus memperkuat kesejahteraan keluarga melalui pengelolaan keuangan yang lebih baik. (nov)