Jangan Asal Taruh Genset Saat Listrik Padam, Salah Penempatan Bisa Berujung Maut

komunitas | 23 Juni 2026 18:08

Jangan Asal Taruh Genset Saat Listrik Padam, Salah Penempatan Bisa Berujung Maut
Genset

SURABAYA, PustakaJC.co - Di tengah meningkatnya penggunaan genset sebagai sumber listrik cadangan saat terjadi pemadaman, masyarakat diingatkan untuk memperhatikan aspek keselamatan dalam pengoperasiannya. Salah satu kesalahan yang masih sering terjadi adalah menempatkan genset di lokasi yang tidak aman sehingga berpotensi menimbulkan risiko serius, bahkan mengancam nyawa.

 

Genset memang menjadi solusi praktis ketika pasokan listrik terganggu akibat cuaca ekstrem, gangguan jaringan, maupun pemeliharaan instalasi listrik. Namun, penggunaan yang tidak sesuai prosedur dapat memicu berbagai bahaya, terutama keracunan gas karbon monoksida (CO).

 

Karbon monoksida merupakan gas beracun yang tidak berwarna dan tidak berbau sehingga sulit dideteksi tanpa alat khusus. Gas ini dihasilkan dari proses pembakaran mesin genset dan dapat menyebabkan gangguan kesehatan serius apabila terhirup dalam jumlah besar.

 

Menurut berbagai pedoman keselamatan internasional, paparan karbon monoksida dalam konsentrasi tinggi dapat menyebabkan pusing, sesak napas, kehilangan kesadaran, hingga kematian dalam waktu singkat.

Selain menghasilkan gas beracun, genset juga berpotensi menyebabkan luka bakar karena suhu mesin yang sangat tinggi saat beroperasi.

 

Karena itu, masyarakat disarankan untuk tidak pernah menyalakan genset di dalam ruangan maupun area semi tertutup.

 

Beberapa lokasi yang harus dihindari antara lain garasi, ruang bawah tanah, gudang tertutup, teras yang tertutup rapat, serta area yang berada dekat dengan pintu, jendela, maupun ventilasi rumah.

 

Lokasi-lokasi tersebut berisiko menahan gas karbon monoksida sehingga konsentrasinya meningkat dan membahayakan penghuni rumah.

 

Data dari Consumer Product Safety Commission (CPSC) mencatat sedikitnya 770 orang meninggal dunia akibat keracunan karbon monoksida yang berkaitan dengan penggunaan genset portabel selama periode 2011 hingga 2021 di Amerika Serikat.

 

Untuk meningkatkan keselamatan, sejumlah produsen kini melengkapi genset dengan sensor karbon monoksida yang mampu mematikan mesin secara otomatis ketika terdeteksi peningkatan kadar gas berbahaya di area tertutup.

 

Para ahli keselamatan merekomendasikan agar genset ditempatkan di area terbuka dengan jarak sekitar 6 hingga 10 meter dari bangunan rumah.

 

Selain itu, posisi knalpot genset harus diarahkan menjauhi pintu, jendela, ventilasi, maupun area yang sering dilalui penghuni rumah.

 

Langkah sederhana tersebut dinilai efektif untuk mengurangi risiko masuknya gas buang ke dalam rumah sekaligus menjaga keselamatan seluruh anggota keluarga.

 

Meski sangat membantu saat listrik padam, penggunaan genset tetap harus memperhatikan prosedur keselamatan. Jangan sampai perangkat yang seharusnya menjadi solusi saat darurat justru berubah menjadi sumber bahaya bagi penghuni rumah.

(int)