Batalkan Pesanan GoCar Kini Kena Biaya Rp3.000, Berlaku Bertahap di Sejumlah Kota Besar

komunitas | 30 Juni 2026 09:09

Batalkan Pesanan GoCar Kini Kena Biaya Rp3.000, Berlaku Bertahap di Sejumlah Kota Besar
Dok gocar

SURABAYA, PustakaJC.co – Pengguna layanan GoCar kini tidak lagi bisa membatalkan pesanan secara gratis. Gojek resmi memberlakukan biaya pembatalan (cancellation fee) sebesar Rp3.000 untuk layanan GoCar reguler sebagai bentuk kompensasi kepada mitra pengemudi yang telah meluangkan waktu menuju lokasi penjemputan.

 

Kebijakan tersebut diberlakukan secara bertahap sejak 3 Februari 2026 di sejumlah kota besar, di antaranya Surabaya, Malang, Yogyakarta, Bandung, Bali, Medan, dan Makassar. Sementara layanan GoCar Instant dan GoCar Rental tidak termasuk dalam aturan baru tersebut.

 

Biaya pembatalan dikenakan apabila pelanggan membatalkan perjalanan setelah pengemudi tiba di titik penjemputan, pengemudi telah menempuh perjalanan lebih dari satu kilometer menuju lokasi penjemputan, atau telah berlalu lebih dari tujuh menit sejak pesanan diterima dan pengemudi bergerak menuju pelanggan.

 

 

Selain pembatalan oleh pelanggan, biaya juga dapat muncul ketika pengemudi membatalkan pesanan setelah menunggu penumpang di lokasi penjemputan selama 10 menit atau lebih sesuai ketentuan yang berlaku.

 

Gojek menegaskan, 100 persen biaya pembatalan akan diberikan kepada mitra pengemudi sebagai kompensasi atas waktu tunggu maupun perjalanan yang telah dilakukan menuju lokasi pelanggan.

 

Pembayaran biaya pembatalan dilakukan secara non-tunai melalui GoPay, kartu pembayaran, maupun dompet digital lainnya. Bagi pelanggan yang memilih metode pembayaran tunai, biaya pembatalan akan tercatat di akun dan wajib dilunasi sebelum dapat melakukan pemesanan berikutnya.

 

 

Meski demikian, Gojek memberikan sejumlah pengecualian. Pelanggan tidak akan dikenai biaya apabila pembatalan dilakukan oleh pengemudi di luar ketentuan yang berlaku, pengemudi datang ke lokasi penjemputan yang tidak sesuai dengan titik pada aplikasi, atau pembatalan terjadi di luar kriteria pengenaan biaya.

 

Sebagai bentuk transisi, Gojek juga memberikan pembebasan biaya pada pembatalan pertama atau waiver, sehingga biaya Rp3.000 baru akan dikenakan pada pembatalan berikutnya sesuai syarat yang telah ditetapkan.

 

Perusahaan menyatakan kebijakan tersebut akan dievaluasi secara berkala sebelum diterapkan di wilayah lain. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem transportasi daring yang lebih adil bagi pelanggan maupun mitra pengemudi.

(int)