Meski demikian, Gojek memberikan sejumlah pengecualian. Pelanggan tidak akan dikenai biaya apabila pembatalan dilakukan oleh pengemudi di luar ketentuan yang berlaku, pengemudi datang ke lokasi penjemputan yang tidak sesuai dengan titik pada aplikasi, atau pembatalan terjadi di luar kriteria pengenaan biaya.
Sebagai bentuk transisi, Gojek juga memberikan pembebasan biaya pada pembatalan pertama atau waiver, sehingga biaya Rp3.000 baru akan dikenakan pada pembatalan berikutnya sesuai syarat yang telah ditetapkan.
Perusahaan menyatakan kebijakan tersebut akan dievaluasi secara berkala sebelum diterapkan di wilayah lain. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem transportasi daring yang lebih adil bagi pelanggan maupun mitra pengemudi.
(int)