PLN Jatim Pamerkan Inovasi ASTROLT dan IMUN RTU di SEF 2026

komunitas | 15 Juli 2026 18:56

PLN Jatim Pamerkan Inovasi ASTROLT dan IMUN RTU di SEF 2026
Tim Karya Inovasi PLN UID Jawa Timur memaparkan teknologi ASTROLT dan IMUN RTU kepada General Manager PLN UID Jawa Timur Eric Rossi Priyo Nugroho dalam Surabaya Electric Forum 2026 di Grand City Convex Surabaya. (dok kominfo)

SURABAYA, PustakaJC.co - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur memperkenalkan dua inovasi unggulan, ASTROLT dan IMUN RTU, dalam ajang Surabaya Electric Forum (SEF) 2026. Kedua teknologi tersebut dirancang untuk meningkatkan keandalan jaringan distribusi listrik serta mempercepat pelayanan kepada pelanggan di sektor ketenagalistrikan, Surabaya, Rabu, (15/7/2026).

 

ASTROLT dan IMUN RTU dipamerkan di Grand City Convention & Exhibition (Grand City Convex) Surabaya selama penyelenggaraan Surabaya Electric Forum 2026 pada 15–18 Juli 2026. Forum ini mempertemukan pelaku industri, pemerintah, akademisi, praktisi, dan inovator guna membahas pengembangan energi terbarukan serta peningkatan keandalan pasokan listrik. Dilansir dari kominfojatim.go.id, Rabu, (15/7/2026).

 

Inovasi yang dikembangkan PLN UID Jawa Timur tersebut menarik perhatian pengunjung, termasuk peserta dari luar negeri. Salah satunya Joseph asal Filipina yang menilai ASTROLT memiliki potensi untuk diterapkan di negaranya.

 

 

Menurut Joseph, kemampuan ASTROLT dalam memantau kondisi jaringan tegangan rendah secara daring dan real time dapat membantu meningkatkan keandalan sistem distribusi listrik.

 

 

“ASTROLT merupakan inovasi yang sangat menarik. Kami melihat teknologi ini berpotensi untuk dikembangkan dan diimplementasikan di Filipina guna mendukung pemantauan serta pengelolaan jaringan listrik yang lebih cepat, akurat dan andal,” ujarnya.

 

General Manager PLN UID Jawa Timur Eric Rossi Priyo Nugroho mengatakan partisipasi PLN dalam SEF 2026 menjadi kesempatan untuk memperkenalkan inovasi yang lahir dari kebutuhan operasional di lapangan dan telah memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas pelayanan pelanggan.

 

“Partisipasi kali ini merupakan wujud kreativitas serta kepedulian insan PLN dalam menjawab tantangan operasional. Kedua inovasi ini tidak hanya berorientasi pada teknologi, tetapi juga diarahkan untuk mempercepat pelayanan, meningkatkan keandalan jaringan, dan memberikan perlindungan yang lebih baik bagi petugas di lapangan,” katanya.

 

 

Eric menambahkan masyarakat, mahasiswa, akademisi, pelaku industri, komunitas ketenagalistrikan, hingga para pemangku kepentingan dapat mengunjungi stan PLN UID Jawa Timur selama pameran berlangsung untuk melihat langsung kedua inovasi tersebut.

 

“Kami mengundang masyarakat untuk hadir dan melihat secara langsung bagaimana inovasi dikembangkan untuk menyelesaikan persoalan nyata di lapangan. Pengunjung juga dapat bertemu dengan para inovator, berdiskusi mengenai teknologi kelistrikan, dan menjadi bagian dari semangat perubahan menuju sistem energi yang semakin andal serta berkelanjutan,” ujarnya.

 

ASTROLT merupakan sistem yang mengintegrasikan perangkat pengukuran, komunikasi, penyimpanan, dan pengolahan data dalam satu platform. Teknologi ini mampu mengukur seluruh fasa pada setiap jurusan gardu distribusi dengan pembaruan data setiap tiga detik sehingga kondisi jaringan tegangan rendah dapat dipantau secara real time.

 

Sementara itu, IMUN RTU dikembangkan sebagai solusi pengganti perangkat Remote Terminal Unit (RTU) yang mengalami kerusakan sekaligus menambah fungsi Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA) pada keypoint yang sebelumnya belum dilengkapi RTU.

 

Melalui inovasi tersebut, proses isolasi gangguan dan pemulihan sistem dapat dilakukan lebih cepat sehingga meningkatkan keandalan distribusi tenaga listrik dan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya di Jawa Timur. (ivan)