Anthoni Salim dan Michael Hartono juga masih konsisten menghuni lima besar berkat portofolio bisnis yang tersebar di berbagai sektor, mulai dari industri makanan, perbankan, hingga investasi.
Jika dilihat berdasarkan sumber kekayaannya, sebagian besar miliarder Indonesia berasal dari sektor pertambangan dan energi, perbankan, petrokimia, industri konsumsi, hingga agribisnis. Kondisi ini menunjukkan bahwa sektor-sektor tersebut masih menjadi tulang punggung perekonomian nasional sekaligus penyumbang kekayaan terbesar bagi para pengusaha.
Daftar terbaru Forbes ini sekaligus memperlihatkan bagaimana dinamika nilai aset dan pergerakan pasar dapat memengaruhi posisi para konglomerat Indonesia. Meski terjadi perubahan peringkat di jajaran atas, nama-nama besar seperti Hartono bersaudara, Anthoni Salim, hingga Chairul Tanjung tetap menjadi bagian dari daftar orang terkaya di Tanah Air.
Perubahan daftar ini juga menjadi gambaran perkembangan dunia usaha nasional yang masih didominasi oleh sektor energi dan jasa keuangan, disusul industri manufaktur, konsumsi, serta agribisnis yang terus menunjukkan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. (ivan)