Jumlah tersebut menempatkan Jawa Timur di bawah DKI Jakarta yang memiliki 234,35 juta rekening dan Jawa Barat dengan 78,31 juta rekening.
Sementara itu, nominal simpanan masyarakat Jawa Timur mencapai Rp833,7 triliun atau tumbuh 4,64 persen yoy, setara dengan peningkatan sekitar Rp37 triliun.
Pertumbuhan tersebut terutama didorong oleh peningkatan produk tabungan sebesar 6,31 persen yoydan giro yang tumbuh 12,18 persen.