Ia berharap GAIKINDO bersama seluruh pelaku industri otomotif terus meningkatkan kinerja sehingga penjualan kendaraan nasional dapat kembali mendekati angka satu juta unit seperti pada periode kejayaan industri otomotif.
Selain mendorong penjualan, Faisol menekankan pentingnya penguatan industri otomotif untuk meningkatkan kontribusi sektor manufaktur terhadap perekonomian nasional.
Industri pengolahan tercatat tumbuh 5,32 persen pada triwulan II 2026 dan memberikan kontribusi sebesar 16,83 persen terhadap produk domestik bruto (PDB), atau setara sekitar Rp1.102 triliun.
Karena itu, pemerintah berharap industri otomotif mampu mempertahankan ekspansi sekaligus meningkatkan kinerja ekspor. Langkah tersebut dinilai penting agar sektor otomotif semakin besar dalam menopang PDB dan pertumbuhan ekonomi nasional. (ivan)