Salah satu benih unggul yang dikembangkan Kwarda Pramuka Jatim yakni benih jagung dengan label KIP, yang merupakan singkatan dari Kolaborasi Inovasi Polri.
Pengembangan benih tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas program ketahanan pangan yang telah dilaksanakan anggota Pramuka secara serentak di berbagai daerah di Jawa Timur.
Arum menjelaskan, Kwarda Pramuka Jatim terus mendorong agar kegiatan ketahanan pangan tidak berhenti pada hasil produksi. Kolaborasi dan inovasi di bidang pertanian juga terus dikembangkan untuk menghasilkan sumber produksi pangan yang berkelanjutan.
“Kwarda Pramuka Jatim terus mendorong agar program ketahanan pangan dapat berkembang melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk dalam pengembangan inovasi dan hasil pertanian,” ujarnya.