CKB Logistics Perkuat Konektivitas Industri Jatim ke Indonesia Timur Lewat Fasilitas Osowilangun

komunitas | 04 Oktober 2026 12:41

CKB Logistics Perkuat Konektivitas Industri Jatim ke Indonesia Timur Lewat Fasilitas Osowilangun
Seorang pegawai HSE CKB Logistics meninjau proses bongkar muat kontainer di fasilitas pergudangan Osowilangun di Surabaya. (dok antara)

SURABAYA, PustakaJC.co - PT Cipta Krida Bahari (CKB Logistics) terus memperkuat peran strategis Jawa Timur sebagai hub logistik nasional menuju kawasan Indonesia Timur. Langkah ini dioptimalkan melalui pengoperasian fasilitas pergudangan terintegrasi yang berlokasi di Osowilangun, Surabaya.

 

Fasilitas yang telah beroperasi sejak 2017 tersebut mengintegrasikan berbagai layanan rantai pasok, mulai dari pergudangan, pengelolaan persediaan (inventory management), penanganan barang (cargo handling), hingga layanan kepabeanan dan distribusi. Dilansir dari antaranews.com, Minggu, (4/10/2026).

 

Direktur Utama CKB Logistics, Iman Sjafei, menegaskan bahwa kompleks Osowilangun berfungsi sebagai simpul vital yang menjamin kelancaran arus barang antarwilayah.

"Fasilitas Osowilangun merupakan simpul yang menghubungkan kebutuhan industri Jawa Timur dengan pergerakan barang menuju Indonesia Timur melalui layanan logistik yang terintegrasi dengan menghadirkan visibilitas, kecepatan, dan kepastian proses yang lebih baik bagi pelanggan," ujar Iman di Surabaya, Rabu, (30/9/2026).

 

 

Kompleks pergudangan Osowilangun berdiri di atas lahan seluas 140.000 meter persegi. Area ini mencakup fasilitas Pusat Logistik Berikat (PLB) seluas 20.000 meter persegi yang saat ini mencatatkan tingkat keterisian (occupancy rate) mencapai 82 persen.

 

Sebagai fasilitas PLB, kawasan ini memberikan fleksibilitas bagi pelaku industri dalam mengatur arus barang masuk dan keluar, penyimpanan berstandar kepabeanan, hingga proses konsolidasi, pelabelan, dan pengemasan ulang (repacking). Fasilitas ini juga memberikan efisiensi arus kas bagi pelanggan melalui mekanisme penundaan pembayaran bea masuk dan pajak hingga barang resmi dikeluarkan.

 

Penguatan infrastruktur logistik ini sejalan dengan tren positif pertumbuhan ekonomi. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan sektor transportasi dan pergudangan nasional tumbuh 6,81 persen secara kumulatif pada semester I 2026. Di sisi lain, ekonomi Jawa Timur tercatat tumbuh solid sebesar 5,96 persen pada triwulan I dan 5,72 persen pada triwulan II 2026.

 

 

Melihat tren pertumbuhan tersebut, CKB Logistics berkomitmen untuk terus memperluas kapasitas dan meningkatkan standar operasionalnya.

 

“Ke depan, kami terus meningkatkan keamanan, keandalan, integrasi, digitalisasi, Environmental, Social, and Governance (ESG), efisiensi operasional, dan dukungan terhadap kebutuhan pelanggan secara berkelanjutan demi memastikan pertumbuhan logistik berjalan seiring dengan efisiensi dan tanggung jawab terhadap lingkungan,” kata Iman. (ivan)