Ia menyimpulkan bahwa kelemahan pasar keuangan Indonesia tidak sekadar ditentukan oleh figur pejabat publik, baik Menteri Keuangan, Gubernur Bank Indonesia, maupun Presiden. Problem utamanya terletak pada ketahanan sistemik ekonomi nasional yang masih dinilai rentan terhadap tekanan dan intervensi asing.
“Siapa pun Menkeu dan Gubernur BI-nya serta Presiden RI-nya, Indonesia akan terus mengalami kerentanan ekonomi dan keuangan. Sebabnya, karena sistem ekonomi Indonesia dan para petingginya terlalu mudah untuk diinvasi, diintervensi, diinterferensi, diinfiltrasi, dan diintimidasi,” pungkasnya. (ivan)
#pasar-modal, #ihsg, #ekonomi-indonesia, #rupiah, #ichsanuddin-noorsy, #ketahanan-energi, #suara-surabaya, #infobisnis