Perkuat Sport Science dan Beasiswa S3, Unesa-NPCI Jatim Dorong Atlet Paralimpik Mendunia

komunitas | 26 Oktober 2026 18:43

Perkuat Sport Science dan Beasiswa S3, Unesa-NPCI Jatim Dorong Atlet Paralimpik Mendunia
Ketua NPCI Jawa Timur Imam Kuncoro (kiri) nersalaman dengan Warek IV Unesa Prof. Dr. Dwi Cahyo Kartiko (kanan) saat bertemu di Surabaya. (dok antara)

SURABAYA, PustakaJC.co - National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Jawa Timur bersama Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menyusun strategi jangka panjang guna mendongkrak prestasi atlet disabilitas di tingkat internasional. Kolaborasi ini tidak hanya berfokus pada penerapan sport science dalam latihan, tetapi juga memberikan jaminan pendidikan tinggi hingga jenjang doktoral (S3) bagi para atlet dan pelatih.

 

Langkah strategis tersebut diambil usai sembilan atlet disabilitas asal Jawa Timur berhasil mengukir prestasi gemilang dengan memboyong 13 medali—terdiri dari dua medali emas, lima perak, dan enam perunggu—pada ajang Asian Para Games 2026 yang berlangsung di Aichi-Nagoya, Jepang. Medali tersebut diraih dari empat cabang olahraga andalan, yakni para renang, para panahan, para atletik, dan para bulu tangkis. Dilansir dari antaranews.com, Senin, (26/10/2026).

 

Ketua NPCI Jawa Timur, Imam Kuncoro, menegaskan bahwa potensi dan kualitas sumber daya manusia (SDM) atlet disabilitas di Jawa Timur sebenarnya sangat bersaing di tingkat global. Namun, evaluasi mendalam menunjukkan bahwa sistem pembinaan yang belum berjalan secara konsisten masih menjadi kendala utama.

 

"Kalau bibit sumber daya manusia anak-anak disabilitas Jawa Timur tidak kalah sebetulnya. Cuma kami kalah karena pembinaan yang belum kontinu," kata Kuncoro saat ditemui usai melakukan pertemuan di Surabaya, Senin, (26/10/2026).