GRESIK, PustakaJC.co – Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik resmi menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan dalam prosesi yang digelar di halaman belakang Kantor Bupati Gresik, Selasa, (28/4/2026).
Pengangkatan tersebut mencakup penetapan Pegawai Negeri Sipil (PNS), pengangkatan pertama jabatan fungsional, hingga perpanjangan kontrak Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Dilansir dari gresiksatu.com, Selasa, (28/4/2026).
Kepala BKPSDM Gresik, Agung Endro Dwi Setyo Utomo, mengungkapkan sebanyak 468 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi 2024 kini resmi menyandang status PNS. Rinciannya, terdiri dari 204 jabatan struktural dan 264 jabatan fungsional.
“Mereka sebelumnya telah menerima SK CPNS pada 2025 dan kini resmi diangkat menjadi PNS,” ujarnya.
Selain itu, satu PNS masih dalam proses administrasi melalui sistem I-MUT Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Tak hanya itu, Pemkab Gresik juga memperpanjang kontrak 186 PPPK untuk masa kerja dua tahun ke depan. Jumlah tersebut meliputi 26 tenaga kesehatan, 2 tenaga pertanian, dan 158 tenaga guru.
Di sisi lain, terdapat pula pengangkatan pertama bagi 8 pejabat fungsional, di antaranya penyuluh lingkungan hidup, perencana, pustakawan, perawat, hingga bidan.
Sementara itu, Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, menegaskan pentingnya menjaga komitmen sebagai abdi negara. Ia meminta para ASN yang baru diangkat untuk tetap memegang teguh integritas, disiplin, dan semangat pelayanan.
“Saya ucapkan selamat. Setelah diambil sumpah, Anda semua terikat aturan ASN. Jaga semangat dan niatnya,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan agar ASN tidak melakukan pelanggaran sekecil apa pun karena dapat berdampak pada karier serta menurunkan kepercayaan publik.
“Jangan ingin dilayani, tapi harus melayani. Itu prinsip utama sebagai ASN,” tambahnya.
Lebih lanjut, Bupati Yani mendorong ASN baru untuk menghadirkan inovasi dalam pelayanan publik. Menurutnya, pola pikir kreatif dan solusi adaptif sangat dibutuhkan untuk menjawab tantangan ke depan.
“Pemkab Gresik butuh ide-ide segar. ASN harus mampu beradaptasi dan memberi solusi nyata bagi masyarakat,” pungkasnya. (ivan)