GRESIK, PustakaJC.co - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mengimbau masyarakat untuk proaktif memperbarui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Langkah ini penting dilakukan mengingat posisi desil masyarakat bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan kondisi sosial ekonomi di lapangan.
Imbauan tersebut disampaikan dalam agenda sosialisasi pemutakhiran DTSEN melalui kanal Cek DTSEN yang digelar bersama Badan Pusat Statistik (BPS) dan Dinas Sosial (Dinsos) Gresik di Kantor Bupati Gresik, Kamis, (24/9/2026).
Kepala BPS Kabupaten Gresik, Indriya Purwaningsih, menjelaskan bahwa desil merupakan pemeringkatan relatif kondisi sosial ekonomi. Oleh karena itu, pergeseran angka desil tidak selalu menandakan adanya kekeliruan data, melainkan merespons dinamika lingkungan sekitar. Dilansir dari gresiksatu.com, Kamis, (24/9/2026).
"Perubahan desil tidak serta-merta berarti datanya salah. Kondisi sosial ekonomi masyarakat di sekitarnya juga dapat berubah, sehingga posisi relatif sebuah keluarga ikut bergeser," ujar Indriya.