GRESIK, PustakaJC.co – Kabupaten Gresik mulai memperkuat posisinya sebagai salah satu daerah potensial dalam pengembangan olahraga sepak bola mini atau mini soccer di Jawa Timur. Melalui Komite Sepak Bola Mini Indonesia (KSMI), pembinaan atlet akan diarahkan melalui kompetisi berjenjang hingga persiapan menghadapi ajang tingkat provinsi.
Komitmen tersebut mengemuka dalam Musyawarah Cabang (Muskab) I KSMI Kabupaten Gresik Tahun 2026 yang digelar di salah satu rumah makan di Gresik, Jumat, (30/10/2026). Dalam musyawarah perdana itu, Aminul Fauzi terpilih sebagai Ketua Umum KSMI Kabupaten Gresik. Dilansir dari gresiksatu.com, Senin, (2/11/2026).
Aminul menegaskan, kepengurusan baru akan segera mengambil langkah konkret untuk mengembangkan mini soccer di Kabupaten Gresik. Menurutnya, olahraga tersebut tidak hanya menjadi sarana rekreasi, tetapi juga memiliki peluang untuk berkembang sebagai cabang olahraga prestasi.
“Terima kasih atas kepercayaan ini. Tugas berat sudah menanti. Kami akan langsung tancap gas. Target terdekat kami adalah menggelar kompetisi mini soccer dan menyiapkan tim Gresik untuk berkompetisi di tingkat provinsi atau Porprov,” ujarnya.
Ia menilai, Kabupaten Gresik memiliki potensi besar dalam pengembangan sepak bola mini. Ketersediaan infrastruktur lapangan serta tingginya antusiasme komunitas dan klub menjadi modal penting untuk membangun ekosistem pembinaan atlet.
Namun, upaya tersebut membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak. Aminul berharap pemangku kepentingan, pemilik dan pengelola lapangan mini soccer, serta klub-klub di Kabupaten Gresik dapat bersama-sama mendorong perkembangan olahraga tersebut.
Dukungan juga diharapkan datang dari seluruh tim dan komunitas sepak bola mini agar pembinaan dapat berjalan secara berkelanjutan.
Sementara itu, Sekretaris KSMI Jawa Timur, Berton S, mengapresiasi pelaksanaan Muskab I KSMI Kabupaten Gresik. Ia berharap kepengurusan baru mampu memperkuat koordinasi dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) serta pemerintah daerah.
Menurutnya, sinergi antarlembaga menjadi faktor penting dalam mendorong sepak bola mini berkembang sebagai cabang olahraga prestasi.
“KSMI adalah anggota resmi KONI. Sepak bola mini sudah dipertandingkan secara resmi. Kami yakin Gresik dengan potensi industrinya bisa menjadi kekuatan baru mini soccer di Jatim,” katanya.
Perwakilan KONI Gresik, Nasihin, turut menyampaikan dukungannya terhadap kepengurusan KSMI yang baru. Ia berharap organisasi tersebut mampu membangun pola pembinaan yang terarah sehingga dapat melahirkan atlet-atlet berkualitas.
Nasihin menilai, pengembangan mini soccer di Gresik perlu diarahkan pada peningkatan kualitas atlet agar mampu bersaing di berbagai level kompetisi.
“Yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Gresik di kancah nasional,” ujarnya.
Dengan terbentuknya kepengurusan KSMI Kabupaten Gresik, pengembangan mini soccer diharapkan semakin terstruktur. Penyelenggaraan kompetisi dan pembinaan atlet menjadi langkah awal untuk memperkuat daya saing Gresik sekaligus membuka peluang lahirnya prestasi baru di olahraga sepak bola mini Jawa Timur. (ivan)